10 November 2008

Hiu putih…

Akhir-akhir ini aku merasa diriku selalu dibuntuti…(ciee.kayak artis ajah +P ) sebab musabab nya adalah karena (hayah gimana sih kata-katanya..) karena oh karena aku selalu "bertemu" dengan seorang penunggang motor yg sama setiap hari di jam pergi dan pulang kantor bahkan ketika aku pulang kencan…huhuhuw…jangan-jangan dia bener- bener ngikutin aku.. si lelaki itu kalau naik motor persis ikan hiu mau kawin (padahal aku ga tau gimana ikan hiu mau kawin, yg jelas pasti horny…kkkk) dengan kata lainnya, aku sering hampir jadi korban serudukannya (bukan karena dia mau kawin ma aku yak..kkk). Aku ingat pertama kali ketemu si hiu putih itu di malam buta ketika jalanan Jakarta sdh sepi. Entah darimana datangnya tiba-tiba dia nyalib motorku dengan kecepatan tinggi. Nyalib emang ga masalah, yang bkin aku ga terima adalah kenapa dia mesti nyalib aku di jarak satu tangan di sisiku. Asem!!!!!!!! Aku kan jadi kaget, nyaris goyang dan jatuh…uwhh! Padahal tuh ya, jalannya itu ga selebar daun kelor, masih ada 3 lajur kosong.

Mau tau kenapa aku sebut dia hiu putih? Well, setelah beberapa kali nyaris diseruduk, aku berhasil menangkap perawakannya seperti ini; pernah liat iklan peduli kolesterol yang ada cowok jogging seharian dari pagi sampai malam? Nah, itu hiu persis kayak gitu orangnya…kurus-kurus tinggi. Trus dia naik motor matic miyo warna putih. Gaya naik motornya kayak pembalap kampungan, keteknya dianginin dan badannya sedikit dibungkukkan…. Dari semuanya itu, aku ga tau persamaannya dengan hiu… emang dasar maksa aja pengen ngasih julukan itu (hahahahahahaha….).

2 komentar:

  1. sabar sabar mbak...dunia memang ga selebar kolor, eh daun kelor :P :P

    Masih untung hiu putihnya berujud manusia, klo berujud pocong piye? Hahahaha

    BalasHapus
  2. haduuhhh...biar gw panggil kuntilanaknya deh, biar mereka saling pelototan...hiii...

    BalasHapus